<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jasa Pembuatan Website - Website Company Profile - Website Toko Online - Website Sekolah</title>
	<atom:link href="http://distroblogger.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://distroblogger.com</link>
	<description>company profile, jasa pembuatan website, jasa web desain, jasa web design, jasa website design, web desain, web design, web properti, web property, website butik, website desain, website design, website hotel, website instansi, website pemerintahan, website portal, website properti, website property, website sekolah, website toko online</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 May 2012 04:24:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Contoh Company Profile</title>
		<link>http://distroblogger.com/contoh-company-profile/</link>
		<comments>http://distroblogger.com/contoh-company-profile/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 01:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus widyatama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website Company Profile]]></category>
		<category><![CDATA[jasa web desain]]></category>
		<category><![CDATA[jasa web design]]></category>
		<category><![CDATA[merubah folder wp-content]]></category>
		<category><![CDATA[modifikasi website]]></category>
		<category><![CDATA[website butik]]></category>
		<category><![CDATA[website desain]]></category>
		<category><![CDATA[website pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[website portal]]></category>
		<category><![CDATA[website properti]]></category>
		<category><![CDATA[website toko online company profile]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress pluggin security]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://distroblogger.com/?p=1109</guid>
		<description><![CDATA[Menulis company profile, pada umumnya, tidak terlalu sulit. Kecuali audiens Anda adalah seseorang yang ingin membeli perusahaan dan menginginkan jumlah besar informasi mendalam, profil perusahaan &#8230; <a class="more-btn" href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/">Read more &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menulis company profile, pada umumnya, tidak terlalu sulit. Kecuali audiens Anda adalah seseorang yang ingin membeli perusahaan dan menginginkan jumlah besar informasi mendalam, profil perusahaan dasar akan secara singkat garis besar produk perusahaan atau jasa, misi, karyawan, dan beberapa aspek yang unik. Dan itu harus ditulis dalam gaya yang memberikan pembaca gambaran kepribadian perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">
Sebagai contoh, sebuah perusahaan teh kecil organik dapat membuat profil perusahaan menyoroti kualitas tinggi teh mereka, dan bagaimana daun teh adalah tangan-dipilih oleh pemilik, seorang wanita Cina dibesarkan dalam keluarga dengan generasi pengalaman menyeduh teh. Misi mereka mungkin untuk menyediakan teh yang tidak hanya rasa besar, tetapi memberikan manfaat lain seperti relaksasi. Sebuah deskripsi singkat dari karyawan kunci dan mungkin beberapa tidbits pada orang yang menarik yang telah membeli atau minum teh mereka akan menambah profil. Jika nada perusahaan adalah salah satu istirahat dan penyembuhan, maka profil harus ditulis dalam gaya yang sama. Penggunaan kata-kata seperti &#8216;holistik&#8217; dan &#8216;organik&#8217; akan menambahkan untuk membuat profil yang sesuai dengan perusahaan.<br />
Di sisi lain, sebuah perusahaan hiburan besar akan lebih cenderung memiliki profil perusahaan menggunakan pendek, kalimat deskriptif dengan banyak verba tindakan. Eksekutif puncak mereka dan pengalaman dapat ditunjukkan, tetapi profil perusahaan akan lebih cenderung untuk menyoroti keberhasilan hiburan, seperti film memukul atau catatan, dan penghibur high-profile yang telah ditandatangani dengan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">
Jika Anda menulis sebuah profil perusahaan, duduk dan membuat daftar elemen yang paling penting dari perusahaan, menggunakan beberapa ide di atas. Cari misi perusahaan dan menentukan &#8216;gaya&#8217; atau &#8216;nada&#8217; dari perusahaan, kemudian mulai menulis profil dalam cara yang sama. Anda akan mampu tidak hanya menyampaikan fakta-fakta penting, tetapi melakukannya dengan cara yang menyampaikan &#8216;siapa&#8217; perusahaan juga.</p>
<h4>Keyword yang banyak dicari :</h4>
<ul>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="bentuk denah restoran siap saji">bentuk denah restoran siap saji</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="pembicara internet marketing">pembicara internet marketing</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="contoh pamflet profil">contoh pamflet profil</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="contoh iklan brosur tentang makanan">contoh iklan brosur tentang makanan</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="contoh iklan rumah makan">contoh iklan rumah makan</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="contoh desain warung">contoh desain warung</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="desain brosur sekolah">desain brosur sekolah</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="design brosur distro">design brosur distro</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="contoh desain iklan dan brosur dengan photoshop">contoh desain iklan dan brosur dengan photoshop</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="tour and travel">tour and travel</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/contoh-company-profile/" title="website perhotelan">website perhotelan</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://distroblogger.com/contoh-company-profile/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambahkan Keterangan Info Kontak pada User WordPress</title>
		<link>http://distroblogger.com/menambahkan-keterangan-info-kontak-pada-user-wordpress/</link>
		<comments>http://distroblogger.com/menambahkan-keterangan-info-kontak-pada-user-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2012 06:05:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus widyatama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Panduan Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat pluggin]]></category>
		<category><![CDATA[panduan wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[pluggin contact]]></category>
		<category><![CDATA[pluggin kontak]]></category>
		<category><![CDATA[pluggin wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://distroblogger.com/?p=1097</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam profil user wordpress terdapat bagian Contact info yang berisi E-mail, Website, AIM, Yahoo IM, Jabber/Google Talk. Nah, jika Anda ingin menambahkan atau mengurangi &#8230; <a class="more-btn" href="http://distroblogger.com/menambahkan-keterangan-info-kontak-pada-user-wordpress/">Read more &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di dalam profil user wordpress terdapat bagian Contact info yang berisi E-mail, Website, AIM, Yahoo IM, Jabber/Google Talk.<br />
Nah, jika Anda ingin menambahkan atau mengurangi keterangan pada bagian tersebut tinggal menambahkan “coctactmethods”nya saja. Untuk menghapus cukup di unset. Berikut saya berikan scriptnya:</p>
<p>Di dalam profil user wordpress terdapat bagian Contact info yang berisi E-mail, Website, AIM, Yahoo IM, Jabber/Google Talk.<br />
Nah, jika Anda ingin menambahkan atau mengurangi keterangan pada bagian tersebut tinggal menambahkan “coctactmethods”nya saja. Untuk menghapus cukup di unset. Berikut saya berikan scriptnya:</p>
<div>
<div>
<pre>&lt;?php
/*
Plugin Name: Keterangan Tambahan Author
Plugin URI: http://distroblogger.com/
Description: Penambahan keterangan untuk author
Author: agus widyatama
Author URI: http://distroblogger.com/
*/

// Add/Remove Contact Methods
function add_remove_contactmethods( $contactmethods ) {

	$contactmethods['twitter'] = 'Twitter';
	$contactmethods['facebook'] = 'Facebook';
	$contactmethods['posisi'] = 'Posisi';
	$contactmethods['simplebio'] = 'Tentang Saya';

	// Remove Contact Methods
	unset($contactmethods['aim']);
	unset($contactmethods['yim']);
	unset($contactmethods['jabber']);

	return $contactmethods;
}
add_filter('user_contactmethods','add_remove_contactmethods',10,1);
?&gt;</pre>
</div>
</div>
<p>Simpan file script di atas dalama file php, berikan nama contactmethods.php lalu upload ke dalam direktori plugin Anda lalu aktifkan. Eng ing jadi deh…</p>
<p><strong>Ini hasilnya:</strong><br />
<a href="http://duritajam.web.id/wp-content/uploads/2012/01/contact-info.jpg"><img title="contact-info" src="http://duritajam.web.id/wp-content/uploads/2012/01/contact-info.jpg" alt="" width="591" height="298" /></a><br />
<h4>Keyword yang banyak dicari :</h4>
<ul>
<li><a href="http://distroblogger.com/menambahkan-keterangan-info-kontak-pada-user-wordpress/" title="unit usaha sekolah">unit usaha sekolah</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://distroblogger.com/menambahkan-keterangan-info-kontak-pada-user-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ganti Nama Folder WP-CONTENT WordPress</title>
		<link>http://distroblogger.com/ganti-nama-folder-wp-content-wordpress/</link>
		<comments>http://distroblogger.com/ganti-nama-folder-wp-content-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 11:31:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agus widyatama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Proteksi Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[jasa web desain]]></category>
		<category><![CDATA[jasa web design]]></category>
		<category><![CDATA[merubah folder wp-content]]></category>
		<category><![CDATA[modifikasi website]]></category>
		<category><![CDATA[website butik]]></category>
		<category><![CDATA[website desain]]></category>
		<category><![CDATA[website pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[website portal]]></category>
		<category><![CDATA[website properti]]></category>
		<category><![CDATA[website toko online company profile]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress pluggin security]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://distroblogger.com/?p=1093</guid>
		<description><![CDATA[WordPress adalah salah satu CMS yang sangat populer dan banyak digunakan para blogger saat ini. Hal ini dikarenakan WordPress mampu menawarkan beragam fitur unggulan, dan &#8230; <a class="more-btn" href="http://distroblogger.com/ganti-nama-folder-wp-content-wordpress/">Read more &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WordPress adalah salah satu CMS yang sangat populer dan banyak digunakan para blogger saat ini. Hal ini dikarenakan WordPress mampu menawarkan beragam fitur unggulan, dan tak henti-hentinya memperbaiki serta mengembangkan fitur-fitur nya tersebut dengan update versi terbaru. Namun, dibalik keunggulan tersebut, ternyata WordPress tidak terlepas dari berbagai kelemahan yang memungkinkan para hacker melakukan serangan ke website tersebut.<span id="more-1093"></span></p>
<p>Cara yang terbaik untuk melindungi website dari serangan hacker adalah menggunakan metode preventif, jangan tunggu website Anda telah dirusak baru Anda menyadarinya. Ada berbagai tindakan preventif yang dapat dilakukan, diantaranya adalah dengan mengganti (rename) nama folder WP-CONTENT. Gantilah folder wp-content dengan nama lain, misal nya blog-aq. Ikuti langkah-langkah berikut :</p>
<p>1. Buka file wp-config.php di root folder<br />
2. Tambahkan script berikut (biasanya pada baris terakhir) pada wp-config.php sebelum :</p>
<p>define( &#8216;WPINC&#8217;, &#8216;wp-includes&#8217; );</p>
<pre>define('WP_CONTENT_FOLDERNAME', 'bloq-aq');
define('WP_CONTENT_DIR', ABSPATH . WP_CONTENT_FOLDERNAME );
define('WP_CONTENT_URL', 'http://nama-domain/'.WP_CONTENT_FOLDERNAME);
define('WP_PLUGIN_DIR', WP_CONTENT_DIR . '/plugins' );
define('WP_PLUGIN_URL', WP_CONTENT_URL.'/plugins');</pre>
<p>3. Rename folder wp-content menjadi blog-aq<br />
4. Ganti nama-domain dengan alamat url domain Anda</p>
<p>Anda bebas mengganti nama folder wp-content sesuai dengan selera, PASTIKAN ganti bloq-aqpada script langkah ke-2 sesuai dengan nama folder yang Anda buat.<br />
<h4>Keyword yang banyak dicari :</h4>
<ul>
<li><a href="http://distroblogger.com/ganti-nama-folder-wp-content-wordpress/" title="merubah nama folder">merubah nama folder</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/ganti-nama-folder-wp-content-wordpress/" title="situs pemerintahan dan awal pembuatannya">situs pemerintahan dan awal pembuatannya</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://distroblogger.com/ganti-nama-folder-wp-content-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Template Website Menggunakan Teknik Layer ala CSS</title>
		<link>http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/</link>
		<comments>http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2012 04:18:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cs1</dc:creator>
				<category><![CDATA[jasa pembuatan website]]></category>
		<category><![CDATA[Panduan Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Proteksi Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Website Company Profile]]></category>
		<category><![CDATA[company profile]]></category>
		<category><![CDATA[jasa web desain]]></category>
		<category><![CDATA[jasa web design]]></category>
		<category><![CDATA[jasa website design]]></category>
		<category><![CDATA[web desain]]></category>
		<category><![CDATA[web design]]></category>
		<category><![CDATA[web properti]]></category>
		<category><![CDATA[web property]]></category>
		<category><![CDATA[website butik]]></category>
		<category><![CDATA[website desain]]></category>
		<category><![CDATA[website design]]></category>
		<category><![CDATA[website hotel]]></category>
		<category><![CDATA[website instansi]]></category>
		<category><![CDATA[website pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[website portal]]></category>
		<category><![CDATA[website properti]]></category>
		<category><![CDATA[website property]]></category>
		<category><![CDATA[website sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[website toko online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://distroblogger.com/?p=1086</guid>
		<description><![CDATA[Bila Anda mendengar istilah “template website”, hampir dapat dipastikan kalau skrip yang digunakannya adalah CSS. CSS atau Cascading Style Sheet itu sendiri adalah sebuah skrip &#8230; <a class="more-btn" href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/">Read more &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bila Anda mendengar istilah “template website”, hampir dapat dipastikan kalau skrip yang digunakannya adalah CSS. CSS atau Cascading Style Sheet itu sendiri adalah sebuah skrip yang dapat digunakan untuk memisahkan antara tampilan dan isi sebuah website. Dengan CSS, kita dapat mengubah tampilan sebuah website dengan mudah tanpa harus mengutak-atik isi dari website tersebut. Manfaat dari penggunaan CSS ini baru akan terasa bila kita mempunyai banyak halaman pada sebuah website dan ingin segera mengubah tampilan website tersebut supaya lebih segar dan lebih menarik lagi saat dilihat oleh pengunjung yang datang.</p>
<p>Pada praktek kali, kita akan membuat sebuah template website sederhana berbasis tiga kolom dan menggunakan sebuah teknik yang sangat menarik. Teknik ini saya sebut sebagai <strong>Teknik Layer CSS</strong> atau dalam bahasa Inggris-nya adalah <strong>CSS Layered Technique</strong>. Teknik ini ter-inspirasi dari teknik pelayeran yang dipakai aplikasi pengolah gambar terkenal seperti Adobe Photoshop, GIMP, dan lain-lain. Namun, kali ini kita akan menggunakan skrip CSS-nya diluar file utama HTML-nya atau istilah kerennya disebut <strong>External Style</strong>.</p>
<p>Oiya, Teknik Layer CSS ini hanyalah sebuah teknik rekaan saya saja dan semata-mata hanya untuk mempermudah nalar saya dalam membuat template website. Bila ada kesamaan tokoh, cerita, dan lain-lain itu terjadi karena ketidaksengajaan belaka.</p>
<p>Dalam praktek ini, saya hanya akan menggunakan tool-tool berikut :<br />
* Web browser : Internet Explorer 7<br />
* Text Editor : Notepad++</p>
<p>OK. Setelah mempersiapkan semuanya, mari kita beralih ke langkah-langkah pembuatannya. Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut:</p>
<p><strong>* Membuat File Style.CSS</strong></p>
<p>1. Buka aplikasi <strong>Notepad++</strong>. Pada menubar <strong>Language</strong>, pilihlah <strong>CSS</strong>.</p>
<p><img src="http://crystalforest.files.wordpress.com/2010/03/scr-11.png?w=300&amp;h=189" alt="" width="300" height="189" /></p>
<p>2. Setelah itu, ketikkan skrip di bawah ini:</p>
<p><code><strong>/* layer pertama */</strong><br />
#background{<br />
width : 700px;<br />
height: 1000px;<br />
background-color:#000000;<br />
margin-left:40px;<br />
margin-top:30px;<br />
}<br />
</code><br />
Penjelasan :</p>
<p>Pada layer pertama ini, kita buat sebuah dasar template yang kita beri nama<strong>background</strong> menggunakan ID Selector (bertanda #). Pada background ini, kita tentukan luasnya yaitu 700×1000 piksel dengan warna hitam pekat. Background ini juga memakai margin kiri sebanyak 40 piksel dan margin atas sebanyak 30 piksel. Ini bertujuan agar template website ini tidak mepet pada jendela web browser nantinya. Sebagai info, layer pertama ini akan kita gunakan sebagai patokan untuk layer-layer lain diatasnya.</p>
<p>3. Selanjutnya, kita akan buat layer kedua dari template ini. Ketikkanlah skrip-skrip di bawah ini:</p>
<p><code><strong>/* layer kedua */</strong><br />
div#background div#header{<br />
width:690px;<br />
height:140px;<br />
background-color:#505050;<br />
margin-top : 5px;<br />
margin-right : 5px;<br />
margin-left : 5px;<br />
}<br />
div#background div#body{<br />
width:690px;<br />
height:700px;<br />
background-color:#505050;<br />
margin : 5px;<br />
}<br />
div#background div#footer{<br />
width:690px;<br />
height:140px;<br />
background-color:#505050;<br />
margin-bottom : 5px;<br />
margin-right : 5px;<br />
margin-left : 5px;<br />
}</code></p>
<p>Penjelasan :</p>
<p>Pada layer kedua ini, kita akan membagi luas dari background pada layer pertama tadi menjadi tiga bagian. Tiga bagian tersebut antara lain <strong>header</strong>, <strong>body</strong>, dan <strong>footer</strong>. Untuk membedakan layer kedua ini dengan layer pertama, kita samakan saja warnanya untuk ketiga bagian tersebut yakni abu-abu.</p>
<p>Untuk header dan footer, kita beri pengaturan yang sama persis untuk lebar dan tingginya. Namun, untuk body kita akan memberikan porsi yang berbeda khususnya untuk pengaturan tingginya. Kalau dipersenkan menjadi 15% untuk header, 15% untuk footer, dan 70% untuk body. Ini dilakukan agar template kita menjadi simetris.</p>
<p>Ketiga bagian itu mempunyai lebar yang sama yakni 690 piksel. <em>Mengapa 690 piksel, bukannya lebar background tadi 700 piksel? Lalu dikemanakan sisa 10 pikselnya?</em>Hmm… pertanyaan bagus . Sengaja kita memakai lebar 690 piksel dan menyisakan 10 piksel. Sisa 10 piksel ini kita gunakan untuk margin dengan rincian untuk margin kiri dan kanan masing-masing sebanyak 5 piksel.</p>
<p>Seperti yang saya kemukakan sebelumnya, kita akan lebih meninggikan bagian body ketimbang untuk bagian header/footer. Untuk bagian header/footer, kita beri 140 piksel untuk tingginya. Sedangkan untuk bagian body, kita beri 700 piksel untuk tingginya. <em>Wait a second! Jika dijumlahkan seluruh tingginya antara header, footer, dan body, kok hanya menjadi 980 piksel? Bukannya tinggi background tadi 1000 piksel? Kemana larinya 20 pikselnya?</em> Lagi-lagi pertanyaan yang bagus  . Sisa 20 piksel ini kita gunakan untuk margin, namun dengan rincian masing-masing 5 piksel untuk header dan footer serta 10 piksel untuk body. Untuk header, kita gunakan 5 piksel tersebut untuk margin atas. Sedangkan untuk footer, kita gunakan 5 piksel tersebut untuk margin bawah. Dan untuk body, kita gunakan 10 piksel sisanya untuk margin atas dan bawah.</p>
<p>Margin-margin tersebut kita gunakan agar la</p>
<p>yer kedua ini tidak tumpang tindih alias mepet dengan layer pertama dan juga agar kita bisa membedakan mana bagian header, body, dan footer.</p>
<p>4. Selanjutnya, kita buat layer ketiganya. Ketikkanlah skrip di bawah ini!</p>
<p><code><strong>/* layer ketiga */</strong><br />
div#body div#right-sidebar{<br />
width : 90px;<br />
height : 690px;<br />
background-color:#000000;<br />
margin-right : 5px;<br />
margin-top : 5px;<br />
margin-bottom: 5px;<br />
float : right;<br />
}<br />
div#body div#center{<br />
width : 490px;<br />
height : 690px;<br />
background-color:#000000;<br />
margin : 5px;<br />
float : left;<br />
}<br />
div#body div#left-sidebar{<br />
width : 90px;<br />
height : 690px;<br />
background-color:#000000;<br />
margin-left : 5px;<br />
margin-top : 5px;<br />
margin-bottom: 5px;<br />
float : left;<br />
}<br />
</code><br />
Penjelasan :</p>
<p>Sekarang kita berada pada layer ketiga. Pada layer ketiga ini, kita akan “membelah” bagian body dari layer kedua tadi. Kita akan membaginya menjadi tiga bagian lagi yaitu <strong>left-sidebar</strong>, <strong>center</strong>, dan <strong>right-sidebar</strong>. Pembagian lebar dan tingginya untuk masing-masing bagian, sama logikanya seperti pada layer kedua. Namun pada layer ketiga ini, pengaturan tingginya yang disamakan yaitu 690 piksel. Sedangkan untuk pengaturan lebar, right-sidebar dan left-sidebar masing-masing kita beri 90 piksel + 5 piksel untuk margin. Margin kanan untuk right-sidebar dan margin kiri untuk left-sidebar. Untuk bagian center, kita beri 490 piksel plus 5 piksel untuk margin kanan dan kiri.</p>
<p>Satu hal yang perlu diperhatikan di sini adalah pengaturan float-nya. Float ini bertindak layaknya alignment pada teks tetapi hal ini hanya ditujukan untuk CSS. Jika Anda tidak memakai float, maka bisa dipastikan Anda tidak akan mendapati 3 buah kolom yang saling berdampingan. Anda hanya akan mendapati bahwa 3 kolom ter-sebut bersusun ke bawah bukannya ke samping. Untuk right-sidebar, kita atur float-nya di kanan dan untuk left-sidebar, kita atur float-nya di kiri. Sedangkan untuk center, kita atur saja float-nya di kiri. Kalau float-nya kita akan atur di kanan atau tengah pasti hasilnya akan hancur. Coba saja sendiri kalau tidak percaya  . Oiya hampir lupa, kita beri warna hitam pekat untuk layer ketiga ini.</p>
<p>5. Simpanlah skrip-skrip tersebut dengan nama <strong>style.css</strong>.</p>
<p><strong>* Membuat File Index.HTML</strong></p>
<p>Setelah membuat file CSS-nya yaitu style.css, sekarang kita akan membuat file HTML-nya. Kita akan memberinya nama <strong>index.html</strong>. Langkah-langkah pembuatan file tersebut adalah sebagai berikut :</p>
<p>1. Buka aplikasi <strong>Notepad++</strong>. Kali ini pada menubar <strong>Language</strong>, pilihlah <strong>HTML</strong>.</p>
<p><img src="http://crystalforest.files.wordpress.com/2010/03/scr-21.png?w=300&amp;h=200" alt="" width="300" height="200" /></p>
<p>2. Ketikkan skrip-skrip di bawah ini.</p>
<p><img src="http://crystalforest.files.wordpress.com/2010/03/untitled.png?w=300&amp;h=132" alt="" width="300" height="132" /></p>
<p>Penjelasan :</p>
<p>OK, selector yang kita panggil pertama adalah background. Seperti yang sudah saya katakan di awal tadi, background ini kita tempatkan sebagai layer pertama. Setelah background, kita panggil header, body, dan footer sebagai layer kedua. Terakhir, kita panggil left-sidebar, center, dan right-sidebar sebagai layer ketiga.</p>
<p>Cara memanggilnya harus sama seperti yang tertera pada skrip di atas. Mengapa? Karena kita menggunakan sintaks <strong>div#selector_parent div#selector_child{}</strong> pada file style.css yang kita embed. Bila Anda memaksa untuk tidak mau mengikuti skrip di atas, Anda bisa memilih untuk menggunakan Class Selector dengan sintaks<strong>.nama_selector</strong> atau ID Selector biasa dengan sintaks <strong>#nama_selector</strong> dengan konsekuensi file style.css Anda tidak tersusun dengan rapi. <img src="http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1336659725g" alt=":)" /></p>
<p>3. Simpanlah file index.html tersebut di tempat yang sama dengan file style.css, misal-nya di drive <strong>E:\</strong>.</p>
<p><img src="http://crystalforest.files.wordpress.com/2010/03/scr-31.png?w=300&amp;h=220" alt="" width="300" height="220" /></p>
<p>4. Setelah menyimpan file index.html tersebut, jalankanlah dengan cara klik ganda pada file tersebut. Maka Anda akan mendapati hasilnya pada jendela Internet Explorer 7 seperti gambar berikut ini!</p>
<p><img src="http://crystalforest.files.wordpress.com/2010/03/scr-41.png?w=189&amp;h=300" alt="" width="189" height="300" /></p>
<p>Bila dirasa masih kurang bagus, Anda boleh mengkustomisasinya lebih lanjut, misalnya seperti gambar di bawah ini!</p>
<p><img src="http://crystalforest.files.wordpress.com/2010/03/scr-51.png?w=189&amp;h=300" alt="" width="189" height="300" /></p>
<p>&nbsp;<br />
<h4>Keyword yang banyak dicari :</h4>
<ul>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="company profile menggunakan css">company profile menggunakan css</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="membuat web proprty">membuat web proprty</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="situs pembuat template css">situs pembuat template css</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="properti website">properti website</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="menambah elemen di header template baru">menambah elemen di header template baru</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="membuat template website dengan css">membuat template website dengan css</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="membuat template hotel">membuat template hotel</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="jasa website design">jasa website design</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="jasa pembuatan website properti">jasa pembuatan website properti</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="jasa pembuatan website hotel">jasa pembuatan website hotel</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="jasa pembuatan situs properti">jasa pembuatan situs properti</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="jasa design web properti">jasa design web properti</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="desain website properti">desain website properti</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="contoh desain web perusahaan atau instansi">contoh desain web perusahaan atau instansi</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/" title="toko website pemerintahan">toko website pemerintahan</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://distroblogger.com/membuat-template-website-menggunakan-teknik-layer-ala-css/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Create an Aquarium Inside a Light Bulb with Photoshop &#8211; Page 6</title>
		<link>http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/</link>
		<comments>http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2012 01:20:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cs1</dc:creator>
				<category><![CDATA[jasa pembuatan website]]></category>
		<category><![CDATA[company profile]]></category>
		<category><![CDATA[jasa web desain]]></category>
		<category><![CDATA[jasa web design]]></category>
		<category><![CDATA[jasa website design]]></category>
		<category><![CDATA[web desain]]></category>
		<category><![CDATA[web design]]></category>
		<category><![CDATA[web properti]]></category>
		<category><![CDATA[web property]]></category>
		<category><![CDATA[website butik]]></category>
		<category><![CDATA[website desain]]></category>
		<category><![CDATA[website design]]></category>
		<category><![CDATA[website hotel]]></category>
		<category><![CDATA[website instansi]]></category>
		<category><![CDATA[website pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[website portal]]></category>
		<category><![CDATA[website properti]]></category>
		<category><![CDATA[website property]]></category>
		<category><![CDATA[website sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[website toko online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://distroblogger.com/?p=1072</guid>
		<description><![CDATA[Step 35 Right-click on this layer and select Blending Option , set the Fill Opacity at 0% . Go to Gradient Overlay and make new &#8230; <a class="more-btn" href="http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/">Read more &#187;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Step 35</h3>
<p>Right-click on this layer and select Blending Option , set the Fill Opacity at 0% .</p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/055.jpg" alt="055" width="600" height="667" /></p>
<div>
<p>Go to Gradient Overlay and make new Gradient with this settings .<span id="more-1072"></span></p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/056.jpg" alt="056" width="600" height="648" /></p>
<p>Set Blend Mode of the Gradient on Overlay , Opacity 50% , Style Radial, set Gradient on Reverse , Angle 90 degrees and Scale at 97%</p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/057.jpg" alt="057" width="600" height="646" /></p>
<hr />
<h3>Step 36</h3>
<p>Select the lightbulb and with black brush with size around 200-300px make a shadow at the bottom of the bulb like in the photo.</p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/058.jpg" alt="058" width="600" height="703" /></p>
<p>Set Blending Mode of the layer on Soft Light and Opacity 45%.</p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/059.jpg" alt="059" width="600" height="1000" /></p>
<hr />
<h3>Step 37</h3>
<p>Click on the &#8220;Create new Fill ar Adjustment layer &#8221; icon and select from menu Photo Filter .</p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/060.jpg" alt="060" width="600" height="700" /></p>
<p>Select &#8220;Underwater&#8221; Filter and set Density at 75%.</p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/061.jpg" alt="061" width="600" height="700" /></p>
<hr />
<h3>Step 38</h3>
<p>Select the entire surface of the water pressing Ctrl+Click on the &#8220;aqua background&#8221; thumnail layer and go to Select &gt; Inverse or press Ctrl+Shift+I . Click on the Layer mask thumbnail of the Photo Filter (see photo)</p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/062.jpg" alt="062" width="600" height="704" /></p>
<p>Go to Edit &gt; Fill or press Shift+F5 and select from menu Black.</p>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/063.jpg" alt="063" width="600" height="704" /></p>
<p><strong>That was it, I hope you enjoyed this tutorial and you will manage to do your own magic world.</strong></p>
</div>
<div>
<div>
<h2>Final Results</h2>
<p><img src="http://photoshoptutorials.ws/images/stories/5c2bee5a3d99_1390C/final-results2.jpg" alt="final-results[2]" width="600" height="856" /></p>
</div>
</div>
<h4>Keyword yang banyak dicari :</h4>
<ul>
<li><a href="http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/" title="membuat web property">membuat web property</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/" title="desain web instansi">desain web instansi</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/" title="jasa pembuatan website instansi">jasa pembuatan website instansi</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/" title="pembuatan website pada butik">pembuatan website pada butik</a></li>
<li><a href="http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/" title="web profile hotel">web profile hotel</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://distroblogger.com/create-an-aquarium-inside-a-light-bulb-with-photoshop-page-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

