Posts

Keyword-HPK-Indonesia

Bagaimana Memilih Niche Keyword Yang Menjanjikan Agar Website Banyak Trafik

Selamat pagi mas bro dan mbak bro sekalian ..! Artikel ini ditulis karena saya mengamati banyak teman teman yang bingung bagaimana menentukan sebuah topik atau niche untuk blog yang akan di bangun,dengan pilar penting ini harapanya nanti tahap selanjutnya bisa menjadi blogger yang sukses. Dibuku yang saya baca yaitu ” Blogging For Money karya Medhy Aginta” disebutkan ada kurang lebih sekitar 4 Pilar (pondasi ) dalam membangun blog yang bisa menghasilkan diantaranya bisa anda lihat dibawah ini :

 

  1. Konten
  2. Traffic
  3. Pre-Selling
  4. Monetize

4 hal diatas memang tidak akan pernah terlepas dari yang namanya kegiatan blogging , bagaimana kalau bisa menulis saja tidak bisa mencari visitor, bagaimana kalau bisa mencari visitor tapi tidak bisa menulis .Yapp tetep gak bisa mas bro karena semua pilar diatas saling terkait dan terhubung satu sama lain. Tapi tidak menutup kemungkinan ada juga kok yang bisa menulis tapi bisa menghasilkan contoh jadi konten writter, terus ada yang bisa monetize (punya akun adsense ) tapi gak punya blognya maka bisa join ke teman yang punya blog hehe dan seterusnya. Ok berikut ini penjelasan sedikit mengenai 4 pilar diatas.

Tahap 1 Konten

Konten memang menjadi pondasi awal untuk memikat pengunjung ,konten menjadi hal yang sangat penting dalam dunia blogging misalnya jika anda ingin ngeblog mau tidak mau mas bro harus bisa menulis ,tak ulangi lagi ben ilmunya ngeletak “HARUS BISA MENULIS” ,sekali lagi HARUS BISA MENULIS #ehh, ojo mbok amper sandal lho :3 cuman sharing kok aku .. Jadi untuk sukses ngeblog mas bro harus bisa menulis dan tidak harus menjadi penulis novel, penulis yang hebat, cukup bisa menulis yang bisa dibaca seperti artikel yang mas bro baca di blog saya ini hehe ???? wee simple bukan. Yang penting yang membaca paham apa yang kita maksud gitu aja sih intinya ????

Tahap 2 Traffic

Traffic atau visitor atau pengunjung halah istilahnya memang gawe mumet kok haha , intinya setelah blog yang kita buat sudah beres dengan konten yang bagus dan banyak di cari langkah selanjutnya yaitu mencari pengunjung agar banyak yang mengunjungi blog yang kita bangun. Istilahnya kita membuat membuat toko ,mengisi produk tokonya dengan konten konten yang bagus selanjutnya mempromosikan toko kita. Cara promosi ini perlu pelari untuk setiap detailnya karena ada banyak metode diantaranya :

Traffic Gratis :

  1. SEO
  2. Sosial Media
  3. Blog Comment
  4. Promosi di grup facebook
  5. Posting artikel di forum
  6. Sosial Bookmark

Traffic Berbayar

  1. Adwords
  2. Facebook Ads
  3. Twitter Ads
  4. etc , seng gak paham etc artinya (dan lain lain ) :3

Tahap 3 Pre Selling

Pre selling ini kurang lebih mengarah ke kita membangun hubungan kepada calon pembaca , membangun rasa kepercayaan ,respek dan juga loyal konsumen , layaknya seperti blog saya ini hehe, kenapa anda berminat membaca tulisan saya ini..! Jawabanya tentunya tahu dong :3 ya jawabanya yaitu sutopo adalah seorang blogger ganteng dari jogja hihihi.Kata blogger itu menunjukan kalau aktifitas si sutopo seorang yang aktivis dalam kegiatan tulis dan menulis dan mengenal sedikit lebih dalam dalam dunia blogging. Jadi si pembaca penasaran dan ingin mengerti lebih dalam ilmu yang dimiliki si sutopo tersebut. Kurang lebih seperti itu , intinya pada pilar ini kita membangun kepercayaan kalau kita bener bener seorah ahli di bidang tersebut, seorang yang memang betul betul mengerti dan paham. Jadi dengan konsisten menyajikan konten yang dicari maka nanti pengunjung akan berdatangan sendiri tapi ya itu tadi perlu di promosikan  ,mosok iyo ujuk2 ono visitor :3 kan gak mungkin hihi

Tahap 4 Monetize

Tahap ini adalah yang paling penting sebelum anda membuat blog…? lho kok bisa sutopo,…? ya tentunya bisa dong hihi , apa yang gak bisa buat kamu….! Mobil aja aku kasih , motor aku kasih , apa lagi RUMAH tapi sayang cuman mainan #eeh ???? #enak aja mau gratis hehe ,hidup ki gak ada yang gratis mas bro

Jadi monetize ini menentukan tujuan kita sebelum ngeblog , kita ngeblog tujuannya untuk mendapatkan uang bukan …? nah kalau kita memutuskan untuk mendapatkan uang maka ada banyak pilihan yang bisa dipilih..

Mungkin anda bisa menjawab pertanyaan saya dibawah ini :

  1. Tujuan anda membangun blog apa….? apakah untuk mencari keuntungan atau mencari uang atau lainya..?
  2. Jika mencari uang ,maka cara menguangkan blog yang anda pilih make program apa, karena dinternet banyak sekali cara menguangkan blog ,contoh ada google adsense, jualan produk,jualan jasa dan lain sebagainya.
  3. Jika memutuskan untuk main google adsense maka syarat syarat apa saja agar bisa sukses di google adsense
  4. Selanjutnya jika anda memilih untuk menguangkan blog dengan google adsense maka langkah selanjutnya membuat blog yang berisi konten bagus dan bermanfaat ,terus mencari visitor sebanyak banyaknya agar yang mengklik iklan lebih banyak dan earning semakin besar hoho. *nek ngomong cen penak , praktek e biasanya gak sesuai fakta :( nek udah gini biasanya blogger pemula pindah haluan golek cara seng instans , padahal yo asline ono seng instans tapi biasanya seng model instans gak bakal awet , cepet mati , deindex, banned dan lain sebagainya, contoh faktanya gini , nek misal maka mie instan kan cepet, sedangkan kalau makan nasi harus masak dulu, nunggu lama belum lagi sayurnya tapi hasil akhirnya kenyang dan enak mana..? nasi to , nah kurang lebih seperti itu dalam membangun blog nikmati aja prosesnya , pengalaman saya dalam membangun blog yang menghasilkan memang gak semudah membalik telapak tangan , semuanya ada prosesnya ada gagalnya ada hambatannya, hambatan ngeblog apa saja mas sutopo..? Nek kue pengen weruh kaget wes langsunng baca aja di postingan saya yang berjudul Berbagai Macam Hambatan Ngeblog..!

Kurang lebih seperti itu gambaranya tapi bukan itu yang ingin saya jelaskan diartikel ini tapi …? nganu…!@w23 yaitu tentang keyword atau kata kunci agar nilai klik iklan adsense lebih joss. Seperti yang kita ketahui bahwa adsense itu cara bermainnya ada banyak cara diantaranya sebagai berikut ini

Berbagai Macam Cara Ngeblog

 

  1. Main Kualitas

    • Main cara High paying keyword (bloghargaterbaru.blogspot.com
    • Memperbanyak Postingan yang menggunakan keyword lemah ( contoh urung nemu blog e :3 )
    • Menulis Konten dengan niche dan passion ( contoh iwanbanaran.com)
  2. Main Kuantitas

    • Main dengan memperbanyak blog dengan target masing masing website $4 /day atau $100 mont tinggal di kali aja mau bikin blog berapa.? ( biasanya tidak memperhatikan konten )
    • Main Semi Wallpaper
    • Main Wallpaper
    • Main Export import XML
    • Main AGC (auto Gerate Conten )

Ndelalah topik yang tak bahas ini tentang HPK khususnya untuk blog indo hehe untuk blog bule aku belum coba tapi nek mau coba ya monggo , kenapa mas sutopo ndak coba ..? nganu aku gak iso inggris :3 rodo goblok..!

Contoh gambaranya kyak gini :

Topik Blog

Google adsense itu kan membayar kita dari nilai klik iklan , contoh 1 klik iklan bisa diharga $0,03 sampai $100 untuk satu klik iklan lho ya.. Nilai klik iklan tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya dari seberapa banyak advertiser (pengiklan ) yang mambayar untuk keyword tertentu , pada contoh gambar diatas saya menjelaskan HPK menggunakan keyword Gensetmaka bisa perhatikan data dari adwords berikut ini :

Keyword HPK Indonesia

Seperti yang anda lihat pada gambar diatas adalah kolom search terms, pencarian rata rata, kompetiti dan suggested Bid)

Search Terms: adalah Kata kunci atau keyword yang diketik melalui mesin pencari google
Avg. Montly SearcherJumlah data dari sebuah kata kunci atau keyword yang menggunakanya atau dicari rata rata dalam setiap bulannya
CompetisionYaitu tingkat level seberapa banyak advertiser ( pengiklan ) yang menggunakan keyword tersebut
Suggested Bidadalah nilai klik yang akan dikeluarkan oleh pengiklan , dihitung dengan memperhitungkan biaya-per-klik (BPK) dari keyword tersebut.

Yo intinya kayak gitu lah hohoho

Lalu gimana cara menentukan niche topik blog yang menghasilkan..?

OK mas bro , langsung saja simak point point dibawah ini :

  1. Tentukan niche yang luas dan banyak sekali dicari orang. Contoh: rumah, mobil, hair styles
    Saat anda memilih niche atau topik blog , apakah topik blog anda banyak di cari orang,apa banyak di perbincangkan di forum, di media media lainya jika banyak itulah niche yang potensial…?
  2. Content hanya membahas 1 niche untuk memudahkan optimasi
    Mas bro bisa menulis artikel dengan konsisten dan mengulas secara mendalam mengenai topik yang dipilih, contoh kalau blog niche motor ya isinya mengulas secara mendalam tentang motor,makanya kenapa harus mempunyai knowlegde
  3. Cari niche abadi dan tidak musiman
    Niche abadi disini maksudnya adalah topik yang dicari oleh pengguna internet sehari hari ,bukan musiman contoh “cara membuat email ” sedangkan untuk niche musiman contoh hari hari valentin, dll.
  4. Niche tidak mengarah ke suatu product yang diminati para pemain toko online, perusahaan besar, dan niche dengan kompetisi kuat lainnya. Contoh: obat herbal , auto insurance
  5. Nilai CPC
    CPC ini adalah nilai klik yang saya maksud , apakah topik atau niche yang mas bro pilih memiliki nilai klik yang besar..?

sumber : kuliahseo.com

Penjelasan detailnya bisa dilihat dibawah ini :

Sebelum membuat blog saya tekankan lagi untuk memilih niche atau topik yang dikuasai yang memang passionnya dan tentunya mas bro sedikit mempunyai knowledge (Pengetahuan) tentang topik yang mas bro pilih (passionya), tujuannya cuman satu biar gak bosen waktu nulisnya hehe. Lalu apakah dengan menulis sesuai passion bisa menjadi blogger yang sukses…? wah sebenarnya wakeh mas bro , mas bro bisa tiru beberapa blog yang saya sebutkan dibawah ini :

  1. tmcblog.com (blogger kondang otomotif yang menekuni ngeblog di dari tahun 2009 nek gak salah )
  2. iwanbanaran.com (blogger otomotif yang kondang juga yang menekuni ngeblog karena passionya dari tahun 2009)
  3. dan masih banyak lagi hehe  ???? soalnya yang baru saya ketahui ya itu itu saja :3 soalnya blog yang saya bangun juga tentang otomotif.

Sumber : sutopo.com

Membuat Template Website Menggunakan Teknik Layer ala CSS

Bila Anda mendengar istilah “template website”, hampir dapat dipastikan kalau skrip yang digunakannya adalah CSS. CSS atau Cascading Style Sheet itu sendiri adalah sebuah skrip yang dapat digunakan untuk memisahkan antara tampilan dan isi sebuah website. Dengan CSS, kita dapat mengubah tampilan sebuah website dengan mudah tanpa harus mengutak-atik isi dari website tersebut. Manfaat dari penggunaan CSS ini baru akan terasa bila kita mempunyai banyak halaman pada sebuah website dan ingin segera mengubah tampilan website tersebut supaya lebih segar dan lebih menarik lagi saat dilihat oleh pengunjung yang datang.

Pada praktek kali, kita akan membuat sebuah template website sederhana berbasis tiga kolom dan menggunakan sebuah teknik yang sangat menarik. Teknik ini saya sebut sebagai Teknik Layer CSS atau dalam bahasa Inggris-nya adalah CSS Layered Technique. Teknik ini ter-inspirasi dari teknik pelayeran yang dipakai aplikasi pengolah gambar terkenal seperti Adobe Photoshop, GIMP, dan lain-lain. Namun, kali ini kita akan menggunakan skrip CSS-nya diluar file utama HTML-nya atau istilah kerennya disebut External Style.

Oiya, Teknik Layer CSS ini hanyalah sebuah teknik rekaan saya saja dan semata-mata hanya untuk mempermudah nalar saya dalam membuat template website. Bila ada kesamaan tokoh, cerita, dan lain-lain itu terjadi karena ketidaksengajaan belaka.

Dalam praktek ini, saya hanya akan menggunakan tool-tool berikut :
* Web browser : Internet Explorer 7
* Text Editor : Notepad++

OK. Setelah mempersiapkan semuanya, mari kita beralih ke langkah-langkah pembuatannya. Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut:

* Membuat File Style.CSS

1. Buka aplikasi Notepad++. Pada menubar Language, pilihlah CSS.

2. Setelah itu, ketikkan skrip di bawah ini:

/* layer pertama */
#background{
width : 700px;
height: 1000px;
background-color:#000000;
margin-left:40px;
margin-top:30px;
}

Penjelasan :

Pada layer pertama ini, kita buat sebuah dasar template yang kita beri namabackground menggunakan ID Selector (bertanda #). Pada background ini, kita tentukan luasnya yaitu 700×1000 piksel dengan warna hitam pekat. Background ini juga memakai margin kiri sebanyak 40 piksel dan margin atas sebanyak 30 piksel. Ini bertujuan agar template website ini tidak mepet pada jendela web browser nantinya. Sebagai info, layer pertama ini akan kita gunakan sebagai patokan untuk layer-layer lain diatasnya.

3. Selanjutnya, kita akan buat layer kedua dari template ini. Ketikkanlah skrip-skrip di bawah ini:

/* layer kedua */
div#background div#header{
width:690px;
height:140px;
background-color:#505050;
margin-top : 5px;
margin-right : 5px;
margin-left : 5px;
}
div#background div#body{
width:690px;
height:700px;
background-color:#505050;
margin : 5px;
}
div#background div#footer{
width:690px;
height:140px;
background-color:#505050;
margin-bottom : 5px;
margin-right : 5px;
margin-left : 5px;
}

Penjelasan :

Pada layer kedua ini, kita akan membagi luas dari background pada layer pertama tadi menjadi tiga bagian. Tiga bagian tersebut antara lain headerbody, dan footer. Untuk membedakan layer kedua ini dengan layer pertama, kita samakan saja warnanya untuk ketiga bagian tersebut yakni abu-abu.

Untuk header dan footer, kita beri pengaturan yang sama persis untuk lebar dan tingginya. Namun, untuk body kita akan memberikan porsi yang berbeda khususnya untuk pengaturan tingginya. Kalau dipersenkan menjadi 15% untuk header, 15% untuk footer, dan 70% untuk body. Ini dilakukan agar template kita menjadi simetris.

Ketiga bagian itu mempunyai lebar yang sama yakni 690 piksel. Mengapa 690 piksel, bukannya lebar background tadi 700 piksel? Lalu dikemanakan sisa 10 pikselnya?Hmm… pertanyaan bagus . Sengaja kita memakai lebar 690 piksel dan menyisakan 10 piksel. Sisa 10 piksel ini kita gunakan untuk margin dengan rincian untuk margin kiri dan kanan masing-masing sebanyak 5 piksel.

Seperti yang saya kemukakan sebelumnya, kita akan lebih meninggikan bagian body ketimbang untuk bagian header/footer. Untuk bagian header/footer, kita beri 140 piksel untuk tingginya. Sedangkan untuk bagian body, kita beri 700 piksel untuk tingginya. Wait a second! Jika dijumlahkan seluruh tingginya antara header, footer, dan body, kok hanya menjadi 980 piksel? Bukannya tinggi background tadi 1000 piksel? Kemana larinya 20 pikselnya? Lagi-lagi pertanyaan yang bagus  . Sisa 20 piksel ini kita gunakan untuk margin, namun dengan rincian masing-masing 5 piksel untuk header dan footer serta 10 piksel untuk body. Untuk header, kita gunakan 5 piksel tersebut untuk margin atas. Sedangkan untuk footer, kita gunakan 5 piksel tersebut untuk margin bawah. Dan untuk body, kita gunakan 10 piksel sisanya untuk margin atas dan bawah.

Margin-margin tersebut kita gunakan agar la

yer kedua ini tidak tumpang tindih alias mepet dengan layer pertama dan juga agar kita bisa membedakan mana bagian header, body, dan footer.

4. Selanjutnya, kita buat layer ketiganya. Ketikkanlah skrip di bawah ini!

/* layer ketiga */
div#body div#right-sidebar{
width : 90px;
height : 690px;
background-color:#000000;
margin-right : 5px;
margin-top : 5px;
margin-bottom: 5px;
float : right;
}
div#body div#center{
width : 490px;
height : 690px;
background-color:#000000;
margin : 5px;
float : left;
}
div#body div#left-sidebar{
width : 90px;
height : 690px;
background-color:#000000;
margin-left : 5px;
margin-top : 5px;
margin-bottom: 5px;
float : left;
}

Penjelasan :

Sekarang kita berada pada layer ketiga. Pada layer ketiga ini, kita akan “membelah” bagian body dari layer kedua tadi. Kita akan membaginya menjadi tiga bagian lagi yaitu left-sidebarcenter, dan right-sidebar. Pembagian lebar dan tingginya untuk masing-masing bagian, sama logikanya seperti pada layer kedua. Namun pada layer ketiga ini, pengaturan tingginya yang disamakan yaitu 690 piksel. Sedangkan untuk pengaturan lebar, right-sidebar dan left-sidebar masing-masing kita beri 90 piksel + 5 piksel untuk margin. Margin kanan untuk right-sidebar dan margin kiri untuk left-sidebar. Untuk bagian center, kita beri 490 piksel plus 5 piksel untuk margin kanan dan kiri.

Satu hal yang perlu diperhatikan di sini adalah pengaturan float-nya. Float ini bertindak layaknya alignment pada teks tetapi hal ini hanya ditujukan untuk CSS. Jika Anda tidak memakai float, maka bisa dipastikan Anda tidak akan mendapati 3 buah kolom yang saling berdampingan. Anda hanya akan mendapati bahwa 3 kolom ter-sebut bersusun ke bawah bukannya ke samping. Untuk right-sidebar, kita atur float-nya di kanan dan untuk left-sidebar, kita atur float-nya di kiri. Sedangkan untuk center, kita atur saja float-nya di kiri. Kalau float-nya kita akan atur di kanan atau tengah pasti hasilnya akan hancur. Coba saja sendiri kalau tidak percaya  . Oiya hampir lupa, kita beri warna hitam pekat untuk layer ketiga ini.

5. Simpanlah skrip-skrip tersebut dengan nama style.css.

* Membuat File Index.HTML

Setelah membuat file CSS-nya yaitu style.css, sekarang kita akan membuat file HTML-nya. Kita akan memberinya nama index.html. Langkah-langkah pembuatan file tersebut adalah sebagai berikut :

1. Buka aplikasi Notepad++. Kali ini pada menubar Language, pilihlah HTML.

2. Ketikkan skrip-skrip di bawah ini.

Penjelasan :

OK, selector yang kita panggil pertama adalah background. Seperti yang sudah saya katakan di awal tadi, background ini kita tempatkan sebagai layer pertama. Setelah background, kita panggil header, body, dan footer sebagai layer kedua. Terakhir, kita panggil left-sidebar, center, dan right-sidebar sebagai layer ketiga.

Cara memanggilnya harus sama seperti yang tertera pada skrip di atas. Mengapa? Karena kita menggunakan sintaks div#selector_parent div#selector_child{} pada file style.css yang kita embed. Bila Anda memaksa untuk tidak mau mengikuti skrip di atas, Anda bisa memilih untuk menggunakan Class Selector dengan sintaks.nama_selector atau ID Selector biasa dengan sintaks #nama_selector dengan konsekuensi file style.css Anda tidak tersusun dengan rapi. :)

3. Simpanlah file index.html tersebut di tempat yang sama dengan file style.css, misal-nya di drive E:\.

4. Setelah menyimpan file index.html tersebut, jalankanlah dengan cara klik ganda pada file tersebut. Maka Anda akan mendapati hasilnya pada jendela Internet Explorer 7 seperti gambar berikut ini!

Bila dirasa masih kurang bagus, Anda boleh mengkustomisasinya lebih lanjut, misalnya seperti gambar di bawah ini!

 

Create an Aquarium Inside a Light Bulb with Photoshop – Page 6

Step 35

Right-click on this layer and select Blending Option , set the Fill Opacity at 0% .

055

Go to Gradient Overlay and make new Gradient with this settings . Read more

Create an Aquarium Inside a Light Bulb with Photoshop – Page 5

Step 28

Ctrl+Click on thumbnail of the second nemo fish and click on the aqua reflexion layer and press Ctrl+C and take a piece . Paste the texture pressing Ctrl+V and set Blending Mode of the texture on Screen and Opacity 65% Read more

Create an Aquarium Inside a Light Bulb with Photoshop – Page 4

Step 22

Press Ctrl+Click on the thumbnail of the shell layer.

033

Click on the aqua reflexion layer and press Ctrl+C and take a piece of the texture and set Blending Mode of the layer on Screen and Opacity to 33%

034


Step 23 Read more

Create an Aquarium Inside a Light Bulb with Photoshop – Page 3

Step 14

Pick Pen Tool an make new path like me , press Right-Click and select make selection and set father 0,5. Press Ctrl+C to copy the sand castle. Read more